“What you are, is what you eat”. Pepatah ini cukup tepat mencerminkan gaya hidup masa kini. Tak heran jika semakin banyak orang melakukan diet super ketat karena merasa tubuhnya semakin melebar. Jika Anda termasuk golongan seperti ini, beberapa tips berikut layak disimak.
- Lemak.
| klikdokter.com |
Pola makan atlet binaraga, tentu berbeda dengan orang biasa. Anda tentu tak perlu susah payak mengikuti secara persis pola makan mereka. Yang penting, Anda dapat mengetahui rahasianya.
Contoh paling mudah adalah dengan menghindari makanan yang sarat lemak seperti, minyak, mentega, dan santan. Makanan tersebut memang nikmat, tetapi sudah siapkah Anda memiliki tubuh yang lebar dan menggelambir? Solusinya, Anda dapat memenuhi asupan lemak melalui lemak alami, seperti kacang-kacangan yang mengandung lemak nabati.
- Pengawet.
| infoinfomenarik.co.cc |
Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa Anda bukan mumi. Jadi, jauhilah makanan-makanan yang mengandung pengawet. Sebab, jika tubuh dalam jangka waktu yang lama diasupi bahan pengawet, risiko kanker dapat mendera. Menghindari makanan berpengawet memang agak sulit, tetapi jika terpaksa harus membeli makanan dalam kemasan, coba Anda pilih produk yang bertuliskan “tanpa pengawet”.
- Pewarna.
| cuek.wordpress.com |
Selain itu, sebaiknya Anda juga mengubah hobi makan sembarangan yang berwarna cerah. Contohnya, makan permen kapas murah yang berwarna-warni. Hati-hati, bisa-bisa jadi makanan tersebut mengandung xat pewarna yang berbahaya bagi tubuh.
Jika Anda benar-benar ingin mencicipi makanan berwarna, sebaiknya pilih makanan yang bepewarna alami seperti warna merah dari buah stroberi, warna hijau daru daun, atau warna cokelat dari bubuk cokelat.
- Penyedap.
| jembatankesehatan.com |
Lidah orang Indonesia memang menyukai masakan yang sedap. Namun, sebaiknya Anda berhati-hati jika termasuk yang hobi mengonsumsi makanan yang sedap-sedap. Penyedap makanan atau dikenal juga dengan MSG memang akan memanjakan lidah, tetapi lama-kelamaan dapat menganggu kesehatan. Jika memungkinkan, sebaiknya Anda menghindari si nikmat ini.
Makanan di atas memang termasuk yang enak-enak. Tak perlu berkecil hati, Anda dapat tetap menikmati makanan enak, kok. Sebab, di dunia ini tentu masih banyak makanan enak dan sehat.
Kompas Klasika, Senin 12 Juli 2010
