- Lemak.
| klikdokter.com |
- Pengawet.
| infoinfomenarik.co.cc |
- Pewarna.
| cuek.wordpress.com |
- Penyedap.
| jembatankesehatan.com |
| klikdokter.com |
| infoinfomenarik.co.cc |
| cuek.wordpress.com |
| jembatankesehatan.com |
Sejak lampu pijar ditemukan Thomas Alfa Edison, dunia semakin terang dan semarak di malam hari. Akhirnya, aneka kegiatan dapat dilakukan di malam hari. Berbagai industri pun berkembang karenanya.
Kegiatan industri di berbagai sektor, rumah sakit, pusat perbelanjaan, sekolah, perkantoran, bahkan rumah tangga sangat tergantung listrik, walaupun dalam kondisi tertentu seperti listrik mati fungsinya bisa dialihkan pada genset.
Teknologi yang semakin berkembang dan merambah hingga ke peralatan rumah tangga, membuat listrik semakin menjadi primadona. Ada AC, kulkas, kompor listrik, oven , fan, penanak nasi listrik, dan lain sebagainya. Memudahkan dan praktis, namun tetap beresiko jika perawatannya diabaikan. Apalagi jika di rumah Anda ada anak usia balita.
Oleh karena itu, agar listrik tetap aman dan nyaman digunakan, ada beberapa tip dari PT PLN yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
Kompas Klasika/ Senin, 23 Juni 2008
Sebagai makanan pokok yang dimakan setiap harinya, Anda tentu mengharapkan beras yang wangi, pulen serta enak. Walaupun sama-sama putih, ternyata tak semua beras yang ada di pasaran memiliki kualitas yang sama. Untuk mendapatkan beras dengan kualitas yang diinginkan, beras pandanwangi adalah salah satu yang memenuhi persyaratan tersebut. Namun dalam memilih beras khususnya pendanwangi, ada baiknya jika Anda lebih selektif karena yang murni hanya dihasilkan di 4 kecamatan sebagian wilayah Cianjur.
Ciri fisik yang paling kentara dari beras pandanwangi yang asli adalah teksturnya yang bulat besar, ada garis putih di biji beras, warna putih kelabu tidak mengkilap, rasanya pulen, enak dan wanginya lembut tidak tajam seperti parfum, dan dalam keadaan dingin pun nasinya tetap kenyal dan lembut.
Ini karena asal asli sawah pandanwangi dari area pegunungan yang sejuk dengan ketinggian lebih dari 500 m di atas permukaan air laut, emngandung tanah regina bekas gunung berapi di mana kandungan mineral organiknya paling tinggi sehingga keunggulannya tidak dapat disamai oleh beras lain.
Itu sebabnya hasil penelitian IPB dari praktik pengoplosan beras dengan label Pandanwangi sering kali membuat konsumen kecewa. Ini terjadi karena didapati isi kemasan teresebut bukan pandanwangi murni tetapi dioplos dengan varietas lain yang bentuk fisiknya mirip lalu disemprot dengan senyawa aromatik agar wangi.
Yang lebih menyedihkan lagi, ditemukan adanya penggunaan klorin untuk mempercantik penampilan beras, formalin sebagai pengawet agar tidak mudah reput, serta Nitrofurazone sebagai antibiotik pelapis beras agar cantik. Ini berakibat tidak terkendali dalam jangka panjang hingga menyebabkan penyakit kronis.
Bahkan menurut Djoko Said Damardjati selaku Dirjen P2HP Departemen Pertanian, praktik pemalsuan beras berlabel khususnya pandanwangi berpotensi merugikan konsumen hingga Rp 1 triliun per tahun.
Oleh karena itu, untuk melindungi konsumen, area asli pandanwangi di Warungkondang ini telah dilindungi Departemen Pertanian dengan Sertifikasi Jaminan Varietas. Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 163/Kpts/LB.240/3/2004 tentang Pelepasan Galur Padi Sawah Lokal Pandanwangi Cianjur sebagai Varietas Unggul dengan nama Pandan Wangi dan merek Internasional Beras Pandanwangi Xiang (Wangi) Mi (Beras).
Dengan kecermatan Anda dalam memilih beras, tentu hal-hal yang merugikan tersebut bisa dihindari. Demi kesehatan, pilihlah hanya yang terbaik untuk konsumsi tubuh Anda.
Kompas Klasika / Jumat, 6 Juni 2008