Tuesday, June 22, 2010
Wirausahawan : Berusaha Menjadi Wirausahawan
Pertama. rajin mengikuti organisasi-organisasi semasa sekolah. Menjadi bagian dari sebuah organisasi akan membantu Anda belajar bagaimana membentuk sebuah sistem yang terpadu. Di tempat inilah, Anda dapat belajar bagaimana cara menyusun dan menjalankan sebuah organisasi. Hal ini penting untuk dipelajari, sebab seorang wirausahawan nantinya akan memimpin sebuah usaha atau organisasi.
Kedua, Anda harus memiliki networking atau jaringan yang luas. Menjalin hubungan baik dengan pengajar atau dosen akan membantu Anda mengembangkan karir di masa depan. Selain itu, Anda pun sebaiknya memperluas jaringan teman sebanyak-banyaknya. Sebab, semakin luas jaringan teman yang Anda miliki, semakin luas pula kesempatan untuk membuka usaha.
Ketiga, sebaiknya Anda memiliki pengetahuan dasar mengenai bisnis dan akuntansi. Membangun sebuah usaha tentu memerlukan perhitungan dan konsep yang matang. Selain berbekal ilmu yang dipelajari di kuliah, Anda tentu perlu memahami prinsip-prinsip bisnis dan akuntansi. Sebab, ke depannya Anda harus membuat rencana keuangan yang jelas agar modal dapat kembali dan untung dapat segera diperoleh.
Selain itu, sebaiknya Anda pun menguasai dasar-dasar marketing. Hal ini sangat berguna ketika Anda akan mengenalkan dan memasarkan sebuah usaha yang akan Anda kembangkan.
Keempat, harus memiliki daya kreatif yang tinggi. Sebuah usaha muncul dari sebuah ide yang brilian. Agar ide yang brilian tersebut dapat diolah dengan tepat tentu dibutuhkan tingkat kreativitas yang tinggi. Untuk membuat sebuah usaha yang sukses, prinsip utamanya adalah membuat sesuatu yang lain daripada yang lain. Oleh sebab itu, asah terus kreativitas Anda dengan cara peka terhadap berbagai hal di sekitar.
Kompas Klasika, Jumat 11 Juni 2010
Tuesday, June 8, 2010
Biasakan Selalu Berpikir Positif
Monday, June 7, 2010
Menelepon
Batasi pemakaian ponsel hanya pada panggilan yang penting-penting saja dan bicaralah dengan singkat. Ingatlah bahwa pembicaraan melalui ponsel yang terlalu lama, apalagi sampai berjam-jam, dikhawatirkan mempunyai beberapa dampak buruk terhadap kesehatan. Namun jika Anda memang harus melakukan panggilan yang lama, disarankan untuk memakai handsfree untuk keamanan.
Batasi penggunaan ponsel pada anak-anak. Sebaiknya anak-anak yang masih balita diperbolehkan memakai ponsel dalam keadaan darurat saja. Mengingat mereka masih dalam tahap perkembangan, sebab pengaruh dari radiasi dapat berpengaruh cukup besar terhadap mereka.
Jika Anda menggunakan ponsel tanpa handsfree, tunggulah sampai panggilan benar-benar terkoneksi sebelum menaruh ponsel di telinga untuk melakukan pembicaraan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi radiasi ponsel semaksimal mungkin.
Sebaiknya Anda tidak penggunakan ponsel di ruangan yang tertutup bahan logam atau baja, seperti di dalam mobil. Sebab, dalam ruangan seperti ini, ponsel harus bekerja keras menstabilkan koneksi sehingga radiasi meninggi. Selain itu, ada kemungkinan radiasi memantul kembali ke pengguna di ruangan yang didominasi bahan baja.
Selain itu, sebaiknya Anda hindari menggunakan ponsel ketika kekuatan sinyalnya hanya satu bar (batang) atau kurang. Sebab, dalam kondisi seperti itu, ponsel harus bekerja keras untuk menstabilkan koneksi sehingga radiasi bertambah besar.
Semakin Akrab dengan Memasak
Meski demikian, kumpul bersama harus diupayakan agar hubungan yang akrab dapat terjalin. Ada banyak hal yang dapat dilakukan. Misalnya tempat-tempat wisata yang belum pernah Anda lihat, mencoba menu terbaru dari kafe atau restoran yang baru buka, atau sekadar cuci mata dan berbelanja di pusat pertokoan.
Kebersamaan juga tak harus dilakukan di luar rumah. Pasalnya, banyak juga orangtua yang malas keluar rumah menembus kemacetan jalan di akhir pecan, dan lebih memilih beristirahat di rumah.
Tidak jadi maslah sebenarnya, karena diam di rumah pun bisa jadi menyenangkan, asalkan ada kegiatan yang dapat dilakukan bersama, misalnya dengan menonton film terbaru atau menguji ketangkasan lewat game yang sedang popular akhir-akhir ini.
Ada kegiatan lain yang sebenarnya tidak kalah menarik. Hanya saja banyak diemohi karena dianggap pekerjaan perempuan dan merepotkan, yakni memasak. Mengapa tidak? Anda dapat mencari berbagai resep yang ada di buku-buku masakan atau majalah, mulai dari makanan Asia yang eksotik hingga hidangan Eropa yang anggun. Sekalian mencoba resep, Anda dapat bekerja sama dengan anggota keluarga lainnya. Ada yang mempersiapkan alat masak, ada yang menjerang air, ada yang menyiangi bahan makanan, dan ada yang menata meja. Pokoknya, semua ikut bekerja.
Jika bayangan Anda selama ini, memasak itu identik dengan membuat dapur porak-poranda, sementara celemek Anda akan dipenuhi berbagai noda, Anda bisa jadi keliru. Peralatan masak memasak modern membuat memasak menjadi kegiatan yang menyenangkan. Bahkan, Anda juga dapat menggunakan hanya satu macam peralatan untuk melakukan berbagai macam keperluan memasak, seperti memanaskan , memasak nasi, dan mengukus. Lebih praktis, hemat, dan efisien.
Nah, jangan menganggap untuk mengakrabkan keluarga hanya bisa dilakukan melalui kegiatan rekreasi. Memasak bersama bisa menjadi alternative. Selain menyenangkan, hasil masakannya juga dapat disantap bersama-sama.
Friday, June 4, 2010
Tips Mencegah Bahaya Listrik
Sejak lampu pijar ditemukan Thomas Alfa Edison, dunia semakin terang dan semarak di malam hari. Akhirnya, aneka kegiatan dapat dilakukan di malam hari. Berbagai industri pun berkembang karenanya.
Kegiatan industri di berbagai sektor, rumah sakit, pusat perbelanjaan, sekolah, perkantoran, bahkan rumah tangga sangat tergantung listrik, walaupun dalam kondisi tertentu seperti listrik mati fungsinya bisa dialihkan pada genset.
Teknologi yang semakin berkembang dan merambah hingga ke peralatan rumah tangga, membuat listrik semakin menjadi primadona. Ada AC, kulkas, kompor listrik, oven , fan, penanak nasi listrik, dan lain sebagainya. Memudahkan dan praktis, namun tetap beresiko jika perawatannya diabaikan. Apalagi jika di rumah Anda ada anak usia balita.
Oleh karena itu, agar listrik tetap aman dan nyaman digunakan, ada beberapa tip dari PT PLN yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
- Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
- Gunakan pemutus arus listrik (sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
- Kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
- Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak.
- Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia)/ LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan)/ SPLN (Standar PLN).
- Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
- Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuh jaringa listrik.
- Jangan pernah mencoba mencantol listrik, mengutak-atik KWH Meter atau menggunakan listrik secara tidak sah.
- Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.
- Jangan pernah bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang di bawah/dekat jaringan listrik.
Kompas Klasika/ Senin, 23 Juni 2008
Cara Mudah Memilih Beras Berkualitas Baik
Sebagai makanan pokok yang dimakan setiap harinya, Anda tentu mengharapkan beras yang wangi, pulen serta enak. Walaupun sama-sama putih, ternyata tak semua beras yang ada di pasaran memiliki kualitas yang sama. Untuk mendapatkan beras dengan kualitas yang diinginkan, beras pandanwangi adalah salah satu yang memenuhi persyaratan tersebut. Namun dalam memilih beras khususnya pendanwangi, ada baiknya jika Anda lebih selektif karena yang murni hanya dihasilkan di 4 kecamatan sebagian wilayah Cianjur.
Ciri fisik yang paling kentara dari beras pandanwangi yang asli adalah teksturnya yang bulat besar, ada garis putih di biji beras, warna putih kelabu tidak mengkilap, rasanya pulen, enak dan wanginya lembut tidak tajam seperti parfum, dan dalam keadaan dingin pun nasinya tetap kenyal dan lembut.
Ini karena asal asli sawah pandanwangi dari area pegunungan yang sejuk dengan ketinggian lebih dari 500 m di atas permukaan air laut, emngandung tanah regina bekas gunung berapi di mana kandungan mineral organiknya paling tinggi sehingga keunggulannya tidak dapat disamai oleh beras lain.
Itu sebabnya hasil penelitian IPB dari praktik pengoplosan beras dengan label Pandanwangi sering kali membuat konsumen kecewa. Ini terjadi karena didapati isi kemasan teresebut bukan pandanwangi murni tetapi dioplos dengan varietas lain yang bentuk fisiknya mirip lalu disemprot dengan senyawa aromatik agar wangi.
Yang lebih menyedihkan lagi, ditemukan adanya penggunaan klorin untuk mempercantik penampilan beras, formalin sebagai pengawet agar tidak mudah reput, serta Nitrofurazone sebagai antibiotik pelapis beras agar cantik. Ini berakibat tidak terkendali dalam jangka panjang hingga menyebabkan penyakit kronis.
Bahkan menurut Djoko Said Damardjati selaku Dirjen P2HP Departemen Pertanian, praktik pemalsuan beras berlabel khususnya pandanwangi berpotensi merugikan konsumen hingga Rp 1 triliun per tahun.
Oleh karena itu, untuk melindungi konsumen, area asli pandanwangi di Warungkondang ini telah dilindungi Departemen Pertanian dengan Sertifikasi Jaminan Varietas. Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 163/Kpts/LB.240/3/2004 tentang Pelepasan Galur Padi Sawah Lokal Pandanwangi Cianjur sebagai Varietas Unggul dengan nama Pandan Wangi dan merek Internasional Beras Pandanwangi Xiang (Wangi) Mi (Beras).
Dengan kecermatan Anda dalam memilih beras, tentu hal-hal yang merugikan tersebut bisa dihindari. Demi kesehatan, pilihlah hanya yang terbaik untuk konsumsi tubuh Anda.
Kompas Klasika / Jumat, 6 Juni 2008
